19 Juli, 2016

DIY BioCarbon AlgaCleaner Aquascape


Sebelum tulisan ini saya buat saya sudah membuat dan mencobanya, sebelum membaca lebih jauh kalo anda adalah penjual, atau master dalam aquascape sebaiknya anda tinggalkan tulisan ini, karena tulisan ini hanya tulisan nubitol dalam aquascape dengan budget minim alias gak punya duit banyak untuk masuk ke anggaran aquascape.

Sebelum jauh melangkah, untuk peratalan yang saya pakai  beserta spek aquariumnya agar saya juga ingat dan anda juga tau peralatan saya serba DIY

ukuran aquarium 60*30*40 dengan lampu LED DIY 76W satu Fan Bekas komputer dan Filter samping :D DIY CO2, PUPUK DIY, pupuk dasar Pupuk Petroganik [oragnik yang biasa dipakai Petani] pasir malang dan paling atas SOIL lokal yang bikin kabut awan kinton  menutupi tanaman , mudah sekali hancur dan bikin KERUH.

Nyala Lampu dari jam 17.50 sampai 23.30 dan 05 .00 sampai 07.30 [tidak pasti] ya lumayan lama makanya keserang alga  yang ckup parah,

Alga yang menyerang saya cukup parah biasa saya ambilin pakai tangan langsung, saking parahnya  pernah beberepa kali saya temui moly dan neon terjebak dalam alqa, dan tidak bisa keluar akhirnya mati terjebak alga, ada beberapa jenis alga yang menyerang aquarium saya, alga rambut dan alga hitam  yang menempel di kayu kayu dan daun tanaman [ini yang paling sulit]


Ada teman teman menyarankan untuk mencari penyebabnya apa, ya bagi saya sudah jelas penyebabnya ketidakseimbangan ekosistem, tapi yang belum jelas ekosistem yang mana dan lebih spesifik faktor apa yang itu saya belum nemu, karena dari situ bisa diketahui dan ditemukan obat yang mujarab untuk mengatasi masalah dan menghentikan masalah agar kemudian hari tidak timbul masalah ini lagi, tapi kalo saya menggunakan metode ini saya bakalan repot saya harus mengukur semua parameter air co2 dan mineral mineral dalam air wah bisa makan biasaya banyak  :D ini efektif api tidak tepat untuk saya gunakan,

Pilihan penangan saya menggunakan cara bar bar tidak beraturan  :D saya adjust sedikit turun semua parameter dan segala sesuatu yang bisa saya turunkan,


Pertama kecurigaan saya adalah over pupuk, ya dalam masa pertumbuhan seperti awal penanaman memang tidak perlu banyak pupuk,karena masih tersuplai banyak dari pupuk dasar dan soil, dan memang sih saya over yang harusnya saya kasih itungan -itungan ppmnya 1dosis saya tingkatkan jadi 2kali lipat dari dosis sesungguhnya. sekalian tes efek sampingnya DIY pupuk ini, Oke jadinya yang tadinya setiap hari saya berikan 2dosis ppuk saya kurangi 1Dosis saja,

Kemudian lampu banyak yang bilang lampu saya bakal bikin gosong tanaman karena terlalu High, ya pada kenyataannya tidak ada yang gosong cuma alga yang menyerang :D, untuk treadmen kali ini lampu saya turunin dari jam 18.00 sampai 20.45.


Treadmen  ini saya lakukan selama seminggu dibarengi dengan pemberian BioCarbon DIY saya ini,

Dosis BioCarbon 1dosis setiap hari menurut hitunganya adalah 2ml untuk aquarium saya, senagaja saya masukin 2 sampai 3 kali lipat diawal :D dan ini efeknya
  • Udang aman
  • Ikan Aman
  • Keong aman,
  • Taneman Mos dan Anubias menunjukan efek yang tidak baik, menguning atau tidak baik atau tidak seperti biasanya, efeknya pada daun yang paling atas atau paling terbuka ke sinar,
  • HG aman, MOnte aman Babytears aman
Dosis 3 kali lipat ini saya berikan 1 hari dipagi hari, 2 hari kemudian udah kelihatan efeknya ke Alga rambut jadi mudah diambil yang sebelumnya kuat kaya senar pancing kini mudah putus, dan warnanya pada sudah berubah jdai gak ijo, tapi jadi warnanya kaya putih pucet .

Setelah tau efeknya saya hentikan pemberian dosis berlebih ini, saya berikan dosis sesmestinya yaitu 50liter per 1ml artinya tiap 50liter saya beri 1 mliter bio carbon DIY ini,

Hari ke ke empat dan kelima hair alga sudah banyak atau bisa dikatakan  mati tapi masih menempel di tanaman dan mos,  kini tugasnya si udang satu biji sama si cae satu ekor, kebetulan mau mudik lebaran jadi aquarium bakal say tinggal kurang lebih 10 hari , intensesitas lampu saya seting setengahnya yang biasanya 70anW saya buat 32aja, saya matikan satu jalur, durasinya say buat pendek dari jam 18.00 sampai jam 21.00 aja,


kejutan setalah saya kembali dari mudik lebaran aquarium sudah bersih dari alqa rambut dan alga hitam  [BBA] padahal sebelumnya nich alga susah banget dicabut pakai pinset aja tidak bisa.



 
  http://widiy.blogspot.com  

Catatan Al_Fakir
Baca selengkapnya

28 Juni, 2016

Buat jadwal Otomatis Backup SQL 2012 dan Kompres


Untuk membuat jadwal otomatis backup dan kompres pada SQL 2012 .

Ini Scrip nya



SET NOCOUNT ON;

DECLARE
      @FileName NVARCHAR(1024)
    , @DBName NVARCHAR(256)
    , @PathName NVARCHAR(256)
    , @Message NVARCHAR(2048)
    , @IsCompressed BIT

SELECT
      @PathName = 'E:\BACKUP DATABASE\'
    , @IsCompressed = 1

DECLARE db CURSOR LOCAL READ_ONLY FAST_FORWARD FOR
    SELECT
          sd.name
        , file_path = @PathName +name+ '_' +FileDate  +  '.bak'
    FROM sys.databases sd
    CROSS JOIN (
        SELECT FileDate = '' + REPLACE(CONVERT(VARCHAR(10), GETDATE(), 103), '/', '_')
    ) fd
    WHERE sd.state_desc != 'OFFLINE'
        AND sd.name NOT IN ('master', 'model', 'msdb', 'tempdb','dtc_trial')
    ORDER BY sd.name

OPEN db

FETCH NEXT FROM db INTO
      @DBName
    , @FileName

WHILE @@FETCH_STATUS = 0 BEGIN

    DECLARE @SQL NVARCHAR(MAX)

    SELECT @Message = REPLICATE('-', 80) + CHAR(13) + CONVERT(VARCHAR(20), GETDATE(), 120) + N': ' + @DBName
    RAISERROR (@Message, 0, 1) WITH NOWAIT

    SELECT @SQL =
    'BACKUP DATABASE [' + @DBName + ']
    TO DISK = N''' + @FileName + '''
    WITH FORMAT, ' + CASE WHEN @IsCompressed = 1 THEN N'COMPRESSION, ' ELSE '' END + N'INIT, STATS = 15;'

    EXEC sys.sp_executesql @SQL

    FETCH NEXT FROM db INTO
          @DBName
        , @FileName

END  

CLOSE db  
DEALLOCATE db

--backup log

DECLARE db CURSOR LOCAL READ_ONLY FAST_FORWARD FOR
    SELECT
          sd.name
        , file_path = @PathName +name+ '_' +FileDate  +  '.TRN'
    FROM sys.databases sd
    CROSS JOIN (
        SELECT FileDate = '' + REPLACE(CONVERT(VARCHAR(10), GETDATE(), 103), '/', '_')
    ) fd
    WHERE sd.state_desc != 'OFFLINE'
        AND sd.name NOT IN ('master', 'model', 'msdb', 'tempdb','dtc_trial')
AND DATABASEPROPERTYEX (name,'Recovery') IN ('FULL','BULK_LOGGED')
    ORDER BY sd.name

OPEN db

FETCH NEXT FROM db INTO
      @DBName
    , @FileName

WHILE @@FETCH_STATUS = 0 BEGIN

   
    SELECT @Message = REPLICATE('-', 80) + CHAR(13) + CONVERT(VARCHAR(20), GETDATE(), 120) + N': ' + @DBName
    RAISERROR (@Message, 0, 1) WITH NOWAIT

    SELECT @SQL =
    'BACKUP LOG [' + @DBName + ']
    TO DISK = N''' + @FileName + '''
    WITH FORMAT, ' + CASE WHEN @IsCompressed = 1 THEN N'COMPRESSION, ' ELSE '' END + N'INIT, STATS = 15;'

    EXEC sys.sp_executesql @SQL

    FETCH NEXT FROM db INTO
          @DBName
        , @FileName

END  

CLOSE db  
DEALLOCATE db

 
  http://widiy.blogspot.com  


Baca selengkapnya

27 Juni, 2016

Makna Darurat Membolehkan Sesuatu yang Haram

Apa maksud kaedah darurat membolehkan sesuatu yang haram? Apakah dalam keadaan darurat boleh berobat dengan yang haram?
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah pernah memberikan penjelasan singkat dalam fatawa Nur ‘ala Ad-Darb tentang kaedah ini.
Kaedah ini bermakna, jika seseorang berada dalam keadaan darurat untuk menerjang yang haram untuk menghindarkan diri dari suatu mudharat (bahaya), sesuatu yang haram akhirnya menjadi suatu yang mubah (boleh).
Contoh: Seseorang dalam keadaan sangat-sangat lapar dan tidak ada sesuatu selain bangkai (maytah) untuk dimakan. Jika memakan bangkai, ia akan selamat dari kematian. Jika tidak, ia akan mati. Keadaan seperti ini, boleh baginya memakan bangkai karena keadaannya darurat.
Begitu pula ketika yang ada hanyalah daging babi dan ia dalam keadaan sangat-sangat lapar. Jika memakannya, ia akan tetap hidup. Jika tidak, maka ia akan mati. Keadaan seperti ini boleh baginya menyantapnya. Alasannya, keadaan darurat membolehkan sesuatu yang diharamkan.
Adapun berkaitan dengan berobat, sebagian orang menyatakan termasuk dalam kaedah ini. Sehingga dipahami, boleh berobat dengan sesuatu yang diharamkan jika dalam keadaan darurat. Pemahaman seperti itu sebenarnya keliru. Karena berobat tidaklah bisa menghilangkan darurat secara yakin. Bahkan ada yang tidak berobat pun bisa sembuh. Ada pula yang berobat dengan sesuatu yang manfaat, itu pun tidak sembuh. Sedangkan ada di sisi lain yang tidak berobat, malah sembuh dengan izin Allah.
(Sumber: Silsilah Fatawa Nur ‘ala Ad-Darb, kaset no. 371, Pelajaran Ushul Al-Fiqh wa Qawa’iduhu)

Guru kami, Syaikh Prof. Dr. ‘Abdus Salam Asy Syuwai’ir -semoga Allah senantiasa menjaga beliau- menerangkan bahwa yang dimaksud darurat sehingga mendapatkan keringanan di atas adalah: (1) darurat yang terjadi saat itu juga bukan yang nantinya terjadi, (2) harus jelas atau dipastikan bahwa tidak ada jalan lain selain mengkonsumsi yang haram, (3) harus dipastikan bahwa yang haram tersebut bermanfaat untuk menghilangkan bahaya. (Faedah dari kajian Qowa’idil Fiqh bersama beliau saat Dauroh Shoifiyah Jami Ibnu Taimiyah 1433 H, dari kitab Qowaid Muhimmah wa Fawaid Jammah karya Syaikh As Sa’di).

Baca bahasan penting:
  1. Hukum Berobat dengan Yang Haram
  2. Keadaan Darurat Membolehkan Sesuatu yang Terlarang

Semoga manfaat.

Selesai disusun di kota suci Makkah Al-Mukarramah, 22 Rabi’ul Awwal 1437 H
Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati Rabbihi: Muhammad Abduh Tuasikal
Rumaysho.Com, Channel Telegram @RumayshoCom, @DarushSholihin, @UntaianNasihat, @RemajaIslam


 
 
  http://widiy.blogspot.com  

Catatan Al_Fakir
Baca selengkapnya

Meubah Default Save Open Office ke Microsoft

Saaf User Awam disuguhkan open office hal pertama yang akan membuat bingung semua orang adalah file hasil kerja ber ektensi open office dokument, dan ketika diserahkan ke client ada email balasan tidak bisa dibuka,

Sebenarnya kalo mau jeli dan melihat dengan mata, bisa dilakukan save as micorosft dokument, tapi ya user kantoran pasti maunya beres maunya ndak ribet,

Sebenarnya tidak terlalu ribet untuk bisa merubah default penyimpanan open office menjadi microsof dokument artinya secara defaul atau otomatis user akan langsung menimpan dokument hasil kerja Writer dari ODT ke DOC dari ODS ke XLS

Berikut caranya.

Masuk ke direktory C:\Program Files (x86)\OpenOffice 4\share\registry untuk windows 64bit


Nanti disitu ada setingan untuk masing masing program misal kita mau rubah writernya ya kita pilih file writer,xdc buka dengan  notepad edit dengan nootepad+
Kemudian setelah terbuka filenya cari kata kata ini ooSetupFactoryDefaultFilter terus yang di edit pada kata setelah itu lebih tepatnya pada kata value ganti dengan MS Word 97, kalo di excel atau spreedsetnya cuma ada satu, tapi kalo yg di word atau writernya ada beberapa ganti semua yac h, ini contoh dokument yang sudah dirubah.

Kemudian setelah save semua jangan lupa restart komputer ,
Baca selengkapnya

06 Januari, 2016

Tidak tau Pasti Dimaafkan Edisi Bahasa Jawa


Bisakah orang yang tidak tahu alias bodoh pada suatu amalan dihukumi dosa? Apakah setiap tindakan tidak tahu pasti dimaafkan?
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin pernah ditanya tentang hal ini, “Kebanyakan kami dengar bahwa seseorang bisa diberi uzur karena kebodohan. Kalau memang ada uzur karena tidak tahu, apa syaratnya bisa dikatakan sebagai uzur dalam masalah hukum syari’at?”
Syaikh Muhammad rahimahullah menjawab bahwa bodoh (jahel) –semoga Allah berkahi yang bertanya- artinya tidak memiliki ilmu.
Terkadang seseorang diberi uzur ketika tidak tahu dalam hal lampau, bukan saat ini. Contoh hadits Bukhari-Muslim dari sahabat Abu Hurairah bahwa ada seseorang yang shalat tanpa thuma’ninah (artinya: cepat-cepat). Lalu ia datang menghampiri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil mengucapkan salam. Kemudian Rasulshallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya,
Ulangilah shalatmu karena engkau sebenarnya belum shalat.” Seperti itu terjadi berulang sampai tiga kali. Lantas orang itu berkata pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Demi yang mengutusmu dengan membawa kebenaran, sebelumnya aku tidak pernah melakukan seperti ini. Ajarkanlah aku (bagaimana shalat yang benar).”
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengajarkan dia, namun untuk shalat yang sudah berlalu tidak diperintahkan untuk diqadha’. Karena dahulu ia tidak tahu (jahel). Ia hanya diperintah untuk mengulangi shalat saat ini saja.
Misalnya, ada seseorang tidak menunaikan shalat di masa silam karena ia berada di pelosok yang jauh misalnya, tidak ada tempat untuk bertanya, maka shalatnya yang dulu-dulu tidak perlu diqadha’ karena dia adalah orang yang diberi maaf.
Adapun di negeri yang memiliki ulama, lalu ia luput dari suatu pelajaran, maka seperti itu tidaklah ada uzur ketika bodoh (tidak tahu).
Masalah seperti ini sering didapati pada permasalah pada wanita yang sebenarnya telah haidh. Dahulu ia menyangka bahwa disebut baligh itu ketika sudah mencapai usia 15 tahun. Lantas ia meninggalkan puasa karena menganggap dirinya belum baligh. Setelah itu ia bertanya, lalu dihukumilah ia telah baligh (dewasa). Misalnya sekitar dua atau tiga tahun tidak berpuasa, apakah puasanya mesti diqadha’?
Di sini mesti dilihat, apakah ia hidup di negeri yang ada tempat untuk bertanya pada ahli ilmu, berarti ia orang yang lalai, tetap ada qadha’.
Adapun jika ia berada di tempat yang jauh dari ulama, seperti orang-orang nomaden, maka ia tidak ada kewajiban qadha’.  Kondisi ini menunjukkan ia mendapatkan uzur karena tidak ada rujukan baginya untuk bertanya. Juga ilmu syar’i belum tertanam di negeri tersebut. Ia dimaafkan dalam kondisi ini.
Allah Ta’ala berfirman,
 “Dan Kami tidak akan meng’azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.” (QS. Al-Isra’: 15)
Juga dalam ayat,
 “Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.” (QS. Al-Qashash: 59)

 
https://rumaysho.com/12673-tidak-tahu-pasti-dimaafkan.html


Bahasa Jawa

Punopo saget piyantun ingkang mboten mangertosi utawi bodo ing pamukawis amalan dipun hukumi doso? Punopo saben pandamelan mboten mangertosi pesti dipun apuntenaken ?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin nate dipundangu babakan pamukawis puniki. "Biasanipun kito sedoyo mireng menawi piyantunipun saget dipun paringi uzur keranten mboten mangerosi, menawi mekaten wonten uzur keranten mboten mangertosi, punopo syaratipun supados saget dipun golongaken dados uzur ing oamukawis hukum syariat ?

Syaikh Muhammad Rahimullah mangsuli menawi bodo (jahil), -- mugi-mugi Allah berkahi tiyang ingkang tangklet- artosipun mboten gadahi ngelmi.

Kadangkolo piyantun dipunparingi uzur minokolo mboten mangertosi dalem pamukawis kepengker, sanes pamukawis sakmeniko. Contonipun hadits Bukhari-Muslim Saking sahabat Abu Hurairah menawi wonten piyantun ingkang sholat mboten thuma ninah utawi tumunten, lajeng piyambakipun ngrawuhi kanjeng Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam kaliyan uluk salam, lajeng Rasulullahu alaihi salam ngendika dumateng piyambakipun,
"Wangsulono sholatmu amargo sampean sayektose dereng sholat"  mekaten kadadosan ngaping tigo, Lajeng tiyang meniko wicanten dumateng Nabi Shallahu 'alaihi wa salam "Kagem ingkang ngutus panjenengan kanti mbekto keleresan, saderengipun kulo mboten nate numindake mekaten, Panjengengan wucalaken kawulo (kados pundi sholat ingkang Leres".
Rasulullahu 'alaihisalam lajeng mucali piyambake, nangin kagem solat ingkang sampun kadadosan mboten dipundawuhi qodho. Amargi rumiyin piyambake mboten mangertosi [jahil]. Piyambake namun dipundawuhi kagem mangsuli sholat sakmeniko kemawon.

Kadosto perkawis ingkang asring pinanggil tiyang estri ingkang sawadaripun sampun hadi. Rumiyin piyambake nginten menawi baligh puniko naliko sampun yuswo 15 taun. Lajeng piyambake ninggalaken poso amargi nganggep piyambake dereng baligh. Lajeng piyambake tangklet, lajeng dipunhukumi sampun baligh. Wetawis kirang langkung kaleh utawi tigo taun mboten poso. punopo posonipun kedah diqadha'
Ing Mriki kedah dipuntingali, punopo piyambake manggen ing  negari ingkang  wonten papan kangge tangklet kalian ahli ngelmi [ulama], ingkang artosipun piyambake kagolong tiyang ingkang  lalai, tetep wonten qahda'.

Wodening menawi piyambakae ing papan panggonan ingkang tebih saking ulama, kados tiyang-tiyang nomaden, milo piyambake mboten wonten kewajiban qadha'. Kawontenan niki dadosaken piyambake angsal uzur amargi mboten wonten rujukan kagem tetakenan. Ugi ngilmu syari dereng wonten ing nagari kasebat. piyambake dipunapunten ing dalem kawontenan mekaten.

Allah Ta'ala paring pangandikan
"Lan Ingsun ora nyiksa sawijining kaum, kajaba yen Ingsun wis ngutus Utusan marang kaum mau" 




 
 
  http://widiy.blogspot.com  

Catatan Al_Fakir
Baca selengkapnya

31 Desember, 2015

Indahnya Pernikahan

Khotbah Jumat Masjid Nabawi 29/2/1437 H
Al Khathib: Syekh Ali bin Abdurrahman Al Hudzaifi



Khotbah pertama
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kemudian meluruskan rupa, yang menentukan dan memberi petunjuk, aku memuji Tuhanku dan bersyukur kepadaNya, dan aku bertobat kepadaNya dan memohon ampun kepadaNya.

        Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia, tidak ada sekutu bagiNya yang Maha Tinggi, dan aku bersaksi bahwa Nabi kita dan pemuka kita Muhammad adalah hamba Allah dan rasulNya yang terpilih.

Ya Allah sampaikanlah shalawat, salam dan keberkahan kepada hambaMu dan rasulMu Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam-, keluarganya, dan para sahabatnya yang baik dan bertakwa.
Selanjutnya :
Bertakwalah kepada Allah sebagaimana Allah perintahkan, dan berhentilah dari apa yang dilarangNya dan diperingatkanNya.

Para hamba Allah !
        Tuhan kalian menginginkan pemakmuran alam ini sesuai ketentuan syariat yang telah terukur sampai waktu tertentu. Pemakmuran ini tidak mungkin berjalan kecuali dengan adanya kerjasama, keselarasan dan kebersamaan serta dengan membangun kehidupan secara adil, bijak, dan berdaya guna.

Seorang manusia dijadikan khalifah di muka bumi untuk tugas melakukan perbaikan dan pemakmuran dalam beribadah kepada Allah. Kebahagiaan seseorang terletak pada ketaatannya kepada Allah, dan kebinasaannya disebabkan oleh kemaksiatan yang dilakukannya kepada Allah. Firman Allah :

"وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُولئِكَ هُمُ الْفائِزُونَ" [النور / 52]

"Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasulNya dan takut kepada Allah, dan bertaqwa kepadaNya maka merekalah orang-orang yang beruntung" Qs An-Nur : 52

Allah -subhanahu wa ta’ala- berfirman:

" وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُ يُدْخِلْهُ نَارًا خالِداً فِيها وَلَهُ عَذابٌ مُهِينٌ"[النساء/ 14]

"Dan barangsiapa yang bermaksiat kepada Allah dan rasulNya, dan melebihi batasan-batasanNya maka Allah akan memasukkan dia ke dalam nerakaNya dalam keadaan kekal di dalamNya, dan baginya adzab yang menghinakan" Qs An-Nisa : 14

Dan Allah berfirman:

 " وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ أَهْواءَهُمْ لَفَسَدَتِ السَّماواتُ وَالْأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ " [المؤمنون/71]

"Dan seandainya kebenaran mengikuiti hawa nafsu mereka niscaya akan rusak langit dan bumi dan apay yang ada di dalamnya" Qs Al-Mukminun : 71


Salah satu langkah penting dalam fase kehidupan manusia adalah pengikatan dirinya dengan seorang istri berdasarkan ketentuan Allah dan rasul-Nya. Dengan pengikatan itu akan terjalin kerjasama antara keduanya, rasa saling menyayangi, keterpaduan jiwa, pertukaran berbagai manfaat dan kepentingan serta terwujudnya kenikmatan naluriah yang konstruktif dan bermartabat, selain untuk menggapai tujuan mulia, mata pencaharian yang berkah dan melahirkan keturunan yang baik.

Ikatan suami istri merupakan sarana pengasuhan generasi, tempat pendidikan awal bagi anak untuk mengarahkan para pemuda ke arah kebaikan, perbaikan, dan pemakmuran.

Ayah dan ibu memiliki pengaruh yang besar terhadap perilaku anak. Mereka merupakan batu pertama bagi masyarakat ideal manakala keduanya shalih, dan menjadi tumpuan cinta kasih, rasa santun, belas kasihan, pengasuhan dan berbaik kepada anak-anak yang sedang tumbuh.

Juga merupakan awal pertalian kekerabatan yang membentuk sikap saling tolong menolong, saling menyayangi, saling membantu, saling bersilaturahmi, saling mencintai dalam membentengi diri dari ancaman bencana.

Pernikahan merupakan sistem kehidupan yang telah berjalan, manfaatnya tidak terbatas, berkahnya tidak akan habis, bahkan sistem ini akan tetap berjalan terus-menerus yang tidak akan terputus kebaikannya.

Pernikahan adalah sunnah (tradisi) para nabi dan rasul. Allah-subhanahu wa ta’ala-  berfirman :

وَلَقَدْ أَرْسَلْنا رُسُلاً مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنا لَهُمْ أَزْواجاً وَذُرِّيَّةً [ الرعد / 38 ]

"Dan sungguh Kami telah mengutus para rasul sebelummu  dan Kami telah menjadikan bagi mereka istri-istri dan keturunan"

Allah -subhanahu wa ta’ala- berfirman tentang ciri khas orang-orang yang berfirman:

" وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنا هَبْ لَنا مِنْ أَزْواجِنا وَذُرِّيَّاتِنا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنا لِلْمُتَّقِينَ إِماماً " [ الفرقان/74]

"Dan mereka adalah orang-orang yang mengatakan: Wahai Rabb kami berilah untuk kami diantara istri-istri dan anak keturunan kami penyejuk mata dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa" Qs Al-Furqan : 74

Allah -subhanahu wa ta’ala- perintahkan manusia untuk berumah tangga. FirmanNya :

" وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ" [ النور / 32]

 “Dan kawinkanlah para bujangan di antara kalian, dan mereka yang sudah layak kawin di antara budak-budak lelaki kalian dan budak-budak perempuan kalian. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya”. Qs An-Nur : 32

Abdullah bin Mas'ud –radhiyallahu ‘anhu- berkata: Rasulullah –shallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

"يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ" ( رواه البخاري ومسلم )

"Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang mampu maka hendaklah dia menikah, karena sesungguhnya itu lebih menjaga pandangan kalian, dan lebih menjaga kemaluan kalian, dan barangsiapa yang tidak mampu maka hendaklah dia berpuasa karena puasa adalah perisai/ penjaga baginya" (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Yang dimaksud dengan kemampuan disini adalah kemampuan membayar mahar, nafkah, dan tempat tinggal. Maka barangsiapa yang tidak mampu, hendaklah berpuasa ketika timbul keinginan menikah, karena di dalam puasa terdapat pahala selain untuk menurunkan intensitas syahwat hingga Allah memudahkan menikah baginya.

Anas – radhiyallah ‘anhu – meriwayatkan :

أَنَّ نَفَرًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلُوا أَزْوَاجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ عَمَلِهِ فِي السِّرِّ؟ فَقَالَ بَعْضُهُمْ: لَا أَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، وَقَالَ بَعْضُهُمْ: لَا آكُلُ اللَّحْمَ، وَقَالَ بَعْضُهُمْ: لَا أَنَامُ عَلَى فِرَاشٍ، فَحَمِدَ اللهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ. فَقَالَ: «مَا بَالُ أَقْوَامٍ قَالُوا كَذَا وَكَذَا؟ لَكِنِّي أُصَلِّي وَأَنَامُ، وَأَصُومُ وَأُفْطِرُ، وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي [ رواه البخاري ومسلم ]

“Sekelompok orang bertanya kepada istri-istri Nabi – shallallahu ‘alaihi wa sallam - tentang amalan rahasia beliau, maka sebagian mereka berkata: Aku tidak akan menikah dengan menikah; dan yang lain berkata: Aku tidak makan daging; dan yang lain berkata: Aku tidak akan tidur di atas kasur. Rupanya kabar ini sampai kepada Nabi- shallallahu ‘alaihi wa sallam-, maka setelah memuji Allah, beliau lalu berkata: "Mengapa sebagian orang berkata begini dan begitu, sungguh aku shalat dan aku tidur, aku puasa dan aku berbuka, aku pun menikah dengan wanita. Maka barangsiapa yang benci terhadap sunnahku bukanlah termasuk golonganku" (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Maka Islam mewajibkan menikah bagi orang yang punya kemampuan sebagaimana sabda Nabi  bersabda:

تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ، إِنِّي مُكَاثِرٌ الْأَنْبِيَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

"Nikahilah wanita yang penyayang dan banyak melahirkan, karena aku akan membanggakan kalian di hadapan para nabi pada hari kiamat" (HR. Ahmad, dan dishahihkan Ibnu Hibban dari hadits Anas – radhiyallahu ‘anhu -.

Pernikahan adalah kesucian dan kehormatan bagi suami istri, kebaikan bagi masyarakat, dan benteng pertahanan dari penyimpangan. Allah –subhanahu wa ta’ala- berfirman :

وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنْكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ إِذَا تَرَاضَوْا بَيْنَهُمْ بِالْمَعْرُوفِ ذَلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكُمْ أَزْكَى لَكُمْ وَأَطْهَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ [ البقرة / 232 ]

"Dan apabila kalian menceraikan para wanita kemudian sampai iddah mereka maka janganlah kalian menghalangi wanita-wanita tersebut untuk menikah dengan suami-suaminya, apabila mereka saling ridha diantara mereka dengan baik, demikianlah dinasehati siapa diantara kalian yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian lebih suci bagi kalian dan lebih bersih. Dan Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui" Qs Al-Baqarah : 232

Pernikahan dapat melindungi masyarakat dari tersebarnya zina, dan praktik mesum kaum Luth. Suatu perzinaan manakala telah merajalela di sebuah wilayah, Allah akan timpakan kemiskinan, dan kehinaan kepada wilayah itu yang diikuti kemunculan berbagai penyakit dan wabah yang sebelumnya tidak pernah dialami oleh nenek moyang mereka di samping kehinaan dan hukuman akhirat bagi para pezina. Allah berfirman :

وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا ، يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا [ الفرقان/68-69]

"Dan mereka tidak beribadah bersama Allah tuhan yang lain, dan mereka tidak membunuh jiwa yang telah Allah haramkan kecuali dengan haq, dan mereka tidak berzina. Dan barangsiapa yang melakukan demikian maka dia telah dan kekal di dalamnya dalam keadaan terhina”.

Seseorang tidak akan berani melakukan perbuatan kaum Luth (homoseks) kecuali memang telah mati hatinya, tersungkur fitrahnya, busuk jiwanya dan anjlok moralnya, maka terhukumlah dia di dunia dan akhirat dengan sekeras-keras hukuman.

Kita sadar akan bencana yang menimpa kaum Luth yang belum pernah terjadi pada suatu bangsa. Mereka dihujani sijil (bebatuan yang panas membara ), kota tempat mereka tinggal diangkat oleh Jibril –alaihis-salam- ke atas, lalu dijatuhkan menimpa mereka, bagian atas kota menjadi bagian bawah, lalu Allah – subhanahu wa ta’ala – menghujani mereka dengan bebatuan, di samping mereka akan kekal dalam siksa neraka. Begitu dahsyatnya tindak kejahatan mereka, sampai Rasulullah – sallallahu ‘alaihi wa sallam – bersabda :

" لَعَنَ اللهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوْطٍ ثَلَاثا "

“Allah mengutuk hingga tiga kali terhadap siapapun orang yang melakukan perbuatan kaum Luth”.

Maka pernikahan merupakan pengaman dari perbuatan zina dan homoseksual, sebagai wahana penyuci hati dan pembersih jiwa serta sarana melahirkan keturunan secara estafet di atas bumi untuk beribadah kepada Allah -subhanahu wa ta’ala- dan membangun peradaban.

Disyariatkan seorang lelaki memilih calon istrinya dari sisi akhlaknya, kualitas agamanya dan garis keturunannya. Sabda Nabi -sallallahu ‘alaihi wa sallam- :

"تُنْكَحُ المَرْأَةُ [ص:8] لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ، تَرِبَتْ يَدَاكَ "( رواه البخاري ومسلم )

“Seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan; hartanya, garis keturunannya, kecantikannya dan agamanya, maka pilihlah wanita yang kuat agamanya niscaya Anda beruntung” HR Bukhari dan Muslim dari hadis Abi Hurairah – radhiyallahu ‘anhu -.

Demikian pula wanita hendaklah memilih calon suami yang memiliki agama kuat dan akhlak mulia.

Disebutkan dalam sebuah hadis, seorang lelaki bertanya kepada Nabi -sallallahu ‘alaihi wa sallam- seraya berkata : Ya Rasulallah, kepada siapakah aku menikahkan putriku? Beliau menjawab, “Nikahkan dengan lelaki yang bertakwa, karena jika lelaki itu mencintainya maka dia memuliakannya, namun jika membincinya, dia tidak akan menzaliminya”.

Seorang wanita gadis tidak boleh dipaksa untuk menerima lamaran seorang lelaki yang tidak disukainya, tetapi harus benar-benar atas kerelaan hatinya. Sabda Nabi -sallallahu ‘alaihi wa sallam-

" لاَ تُنْكَحُ الأَيِّمُ حَتَّى تُسْتَأْمَرَ، وَلاَ تُنْكَحُ البِكْرُ حَتَّى تُسْتَأْذَنَ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ إِذْنُهَا؟ قَالَ: أَنْ تَسْكُتَ " ( رواه البخاري ومسلم )

“Tidak boleh seorang janda dinikahkan hingga ia dimintai pendapatnya, dan tidak boleh seorang gadis dinikahkan hingga diminta izinnya.” Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimanakah izinnya seorang gadis?” “Izinnya adalah diamnya gadis itu”. HR Bukhari dan Muslim dari hadis Abi Hurairah -radhiyallahu ‘anhu-.

Jika ada seorang lelaki yang telah cocok datang meminang, sedangkan anak gadis itu sudah layak dinikahkan, maka wali nikahnya janganlah menunda waktu untuk menikahkannya, karena putrinya itu merupakan amanat yang dititipkan kepadanya dan kelak hari kiamat dia akan mempertanggung-jawabkannya. Maka janganlah menolak seorang lelaki yang meminang dengan dalih melanjutkan sekolah. Sebab yang berkepentingan adalah sang putri dan suaminya, termasuk urusan sekolahnya menjadi tanggungan suaminya jika mereka menginginkannya.

Tidak boleh seorang wali nikah menolak setiap lelaki yang meminang putrinya dengan maksud supaya tetap bisa  menikmati gajinya, karena akan membuat putrinya itu kehilangan kesempatan dan terhalang dari peran melahirkan keturunan akibat keserakahan dan eksploitasi tersebut. Itu merupakan tindak kriminal terhadap wanita. Bisa jadi wanita itu mendoakan buruk atas walinya yang membuatnya tidak berbahagia dan harta kekayaannya tidak membawa manfaat bagi dirinya dalam kuburnya.

Bagi lelaki yang meminang dan wanita yang dipinang diperintahkan untuk shalat istikharah dan berdoa sesudahnya dengan doa yang dituntunkan. Dianjurkan pula untuk menyederhanakan maskawin dengan kadar yang cukup memberi manfaat bagi istri dan tidak membebani suami. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi -sallallahu ‘alaihi wa sallam- :

" خَيْرُ الصَّدَاقِ أيْسَرُه " رواه أبو داود والحاكم

“Sebaik-baik maskawin adalah yang paling meringankan”. HR Abu Dawud dan Hakim dari hadis Uqbah Bin Amir.

Ibnu Abbas - radhiyallahu ‘anhu - berkata : “Ketika Ali - radhiyallahu ‘anhu – menikah dengan Fatimah - radhiyallahu ‘anha – Rasulullah -sallallahu ‘alaihi wa sallam- berkata kepadanya, “Berikanlah kepadanya[ Fatimah] sesuatu”, jawab Ali, “Aku tidak mempunya suatu apapun”, Beliau berkata, “Lalu di manakah baju besi Khatmiyah milikmu ?” HR Abu Dawud, An-Nasai dan dinilai shahih oleh Alhakim.

Baju besi yang dimaksud sangatlah murah  harganya yang hanya bernilai beberapa dirham saja, padahal sayidah Fatimah -radhiyallahu ‘anha- adalah wanita superior di antara wanita dunia.

Cukup banyak dan tak terhitung kisah tentang para salafus-shalih terkait dengan penyederhanaan pernikahan. Sekiranya pernikahan itu telah berlangsung dengan baik, niscaya Allah -subhanahu wa ta’ala- mendatangkan keberkahan yang banyak bagi suami istri.

Disebutkan dalam sebuah hadis :

" مَنْ تَزَوَّجَ فَقدْ مَلَكَ نِصْفَ دِيْنهِ فَلْيَتّقِ اللهِ فِى النِّصْفِ البَاقِى "

“Barangsiapa yang menikah, maka dia telah memiliki setengah dari agamanya, untuk itu hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang tersisa.

Masing-masing suami istri berkewajiban menjaga ikatan kehidupan rumah tangga agar tidak rusak, sebab itu merupakan ikatan perjanjian yang sangat berbobot dan kokoh. Maka seorang suami harus melaksanakan hak-hak istri dengan menyediakan tempat tinggal yang layak baginya, memberikan nafkah kepadanya dan tidak membiarkannya menafkahi dirinya dari harta miliknya sendiri meskipun istrinya itu berharta atau seorang pegawai, kecuali bila dia memilih yang demikian. Jika istri membantu suaminya, maka dia mendapat pahala dari amal baiknya itu.

Sang suami hendaknya memenuhi hak-hak istrinya secara sempurna, memperlakukannya dengan baik dan tidak bersikap buruk terhadapnya, baik dalam tutur kata maupun  perbuatan. Rasulullah -sallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda :

" خَيْرُكُمْ خَيْركُمْ لِأهْلِهِ وَأنَا خَيْركُمْ لِأهْلِى "

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian kepada istriku”.

        Seorang istri berkewajiban menunaikan hak-hak suaminya, bersikap baik kepadanya, menuruti perintahnya dalam koridor kebaikan, tidak mengganggunya serta berlaku baik terhadap anak-anaknya, kedua orang tuanya, dan kaum kerabatnya serta menjaga hartanya di kala sang suami sedang tidak di rumah.

Diriwayatkan dari Abdullah Bin Amar -radhiyallahu ‘anhu- Rasulullah -sallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى امْرَأَةٍ لَا تَشْكَرُ لِزَوْجِهَا، وَهِيَ لَا تَسْتَغْنِي عَنْهُ . هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ

“ Allah -subhanahu wa ta’ala- tidak sudi melihat wanita yang tidak pandai berterima kasih kepada suaminya, padahal dirinya tidak bisa mandiri dari padanya”. HR Al-Hakim, dikatakannya sebagai hadis yang berisnad shahih.

        Suami istri harus melakukan upaya-upaya perbaikan terhadap urusan mereka di awal munculnya perselisihan agar tidak sampai memuncak yang kemudian berujung pada perceraian, saat itulah setan merasa sangat senang karena melihat rumah tangga mereka pecah dan anak-anak berantakan dan menyimpang.

Masing-masing suami istri seharusnya bersabar satu sama lain. Tidak ada penanganan urusan dengan kesabaran melainkan membawa dampak yang positif.

Allah-subhanahu wa ta’ala- berfirman :

وَعاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئاً وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْراً كَثِيراً [ النساء/19 ]

“Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” Qs An-Nisa : 19

Diriwayatkan dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- berkata, Rasulullah -sallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda :

" لَا يَفْرَكُ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا، رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ "

“Seorang suami mukmin tidak boleh membenci istri mukminah, sebab apabila dia membenci satu akhlak dari istrinya tersebut maka dia pasti ridha dengan akhlaknya yang lain” HR. Muslim

        Barangsiapa yang merasa kesulitan menikah pada awal mulanya, maka hendaklah tetap menjaga diri dan bersabar serta mengendalikan nafsu dari kebiasaan tersembunyi ( masturbasi ) dan efek negatifnya, dari perzinaan dan penyimpangan seksual lainnya hingga Allah -subhanahu wa ta’ala – membukakan jalan baginya untuk menikah. Firman Allah :

" وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِينَ لا يَجِدُونَ نِكاحاً حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ " [ النور / 33 ]

“ Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya” Qs An-Nur : 33

        Dalam penyelenggaraan resepsi pernikahanpun hendaklah dilakukan secara sederhana dan tidak menghambur-hamburkan biaya. Firman Allah

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيراً ، إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كانُوا إِخْوانَ الشَّياطِينِ وَكانَ الشَّيْطانُ لِرَبِّهِ كَفُوراً [ الإسراء / 26-27 ]

“Janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya” Qs Al-Isra : 26 – 27

Jika makanan walimah ( resepsi pernikahan ) itu masih tersisa, janganlah dibuang sia-sia tetapi hendaklah diberikan kepada orang yang membutuhkannya untuk dimakan. Firman Allah :

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْواجاً وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْواجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّباتِ أَفَبِالْباطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ [ النحل / 72 ]

“Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik” Qs An-Nahl : 72

        Semoga Allah mencurahkan keberkahan kepadaku dan kalian semua berkan pengamalan Al-Qur’an yang agung.

=======


Khotbah kedua

Segala puji bagi Allah yang Maha Perkasa dan Pengampun, Maha Penyantun dan Maha Menerima rasa syukur. Aku memuji Tuhanku dan berterima kasih kepadaNya, aku bertobat kepadaNya dan memohon ampunanNya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, hanya miliknya kerajaan dan hanya milikNya pula segala pujian, Dia atas segalanya Maha Kuasa. Dan aku bersaksi bahwa Nabi kita dan penghulu kita Muhammad –shallahu alaihi wa sallam- adalah hambaNya dan rasulNya sebagai penyampai kabar gembira dan peringatan.

Ya Allah, curahkanlah shalawat dan salam serta keberkahan kepada hambaMu dan rasulMu Muhammad beserta seluruh keluarga dan sahabatnya yang berada dalam garis terdepan dalam kebajikan.
Selanjutnya.

        Bertakwalah kepada Allah dengan menjalankan ketaatan beribadah kepadaNya. Waspadalah terhadap kemurkaanNya dan akibat maksiat kepadaNya. Orang-orang yang beruntung tidaklah beruntung kecuali karena ketakwaan mereka kepadaNya, sedangkan orang-orang yang merugi tidaklah mereka celaka kecuali karena mereka berpaling dari syariat Allah.

Wahai hamba Allah !

Betapa banyak pintu-pintu kebaikan, jalur menuju surga pun begitu mudah. Orang yang nasibnya mujur adalah orang yang tekun mengetuk pintu kebaikan, sementara orang yang nasibnya malang adalah orang yang enggan melakukan amal kebaikan dan justru berbuat dosa dan maksiat.

        Orang yang berbuat baik untuk dirinya dan untuk sesama muslim melalui hartanya akan Allah berikan keberkahan dalam hartanya itu dan Allah berikan pengganti yang lebih baik dari pada harta yang telah ia disumbangkan. Firman Allah :

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ  [ سبأ : 39 ]

“Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya” Qs Saba : 39

Firman Allah pula :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ [ البقرة / 254 ]

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa´at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim” Qs Al-Baqarah : 254

Sedekah tidak akan mengurangi harta. Ampunan Allah –subhanahu wa ta’ala- kepada seorang hamba tiada lain kecuali menambah kemulian hamba itu.

        Di antara pintu kebaikan adalah membantu mereka yang ingin menikah oleh kaum hartawan dan siapa saja yang pro amal kebajikan melalui pemberian pinjaman  kepada mereka dan sumbangan lunak atau dengan menyediakan kotak-kotak amal untuk bantuan sosial ini dan memberdayakannya secara sungguh-sungguh serta memudahkan akses pemanfaatannya bagi siapapun yang berhak.

Cukup banyak anak-anak muda yang mengalami keterlambatan menikah hanya karena minimnya uluran tangan dari para donatur. Allah –subhanahu wa ta’ala- berfirman  :

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ [ البقرة / 195

“Dan berbuatlah baik kamu, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik” Qs Al-Baqarah : 195

Orang tua berkewajiban menikahkan anak-anaknya sebagai hak mereka yang harus ditunaikan.

 Wahai hamba Allah !

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya !

Doa penutup.

====  Selesai ====
Penerjemah: Utsman Hatim


 
 
  http://www.firanda.com/index.php/artikel/khutbah-jum-at-masjid-nabawi-terjemahan/999-indahnya-pernikahan
http://widiy.blogspot.com  

Catatan Al_Fakir
Baca selengkapnya

26 November, 2015

24 November, 2015

Senam Dengan Pakaian Mini Diruang Umum Terbuka

Pelajaran yang harus jadi perhatian banyak orang,

Adat kebiasaan malu isin apalah namanya disetiap daerah yg pernah saya singgahi hampir sama boyolali pernah ada juga acara spt ini banyak penguna internet kebetulan ada Komunitas Boyolali yg di fb rame akhirnya masuk koran dan mungkin jadi pelajaran buat pengada acara untuk buat acara semisal ditempat terbuka, disurabaya pun pernah ada dan hasilnya sama itu bertentangan dengan norma kepantasan, sekarang diponorogo juga ada dan hasilnya sama


Disemua tempat pasti masih ada orang baiknya, tapi masalahnya orang orang baik itu tidak terkumpul, mereka tercerai berai dan akhirnya merasa sendiri merasa tidak punya kekuatan, karena bisa jadi itu menjadi pelajaran yang baik bagi yang tidak tau.



Saya pernah ngobrol dengan pengada acara disebuah Mall mengadakan acara serupa sebelum acara itu berlangsung, tapi mereka tidak begeming karena acara telah disusun bulan sebelumnya dan dana sudah kerluar dan lagi musim lagi nge hits dan dan dan dan yang lain alasan, akhirnya gelombang protes muncul juga, dan sedikit sih yang protes karena ORANG ORANG BAIK DINEGRI INI terlalu senang diam atau karena mereka tidak tau dimana tempat protes kegiatan macam ini.


Saya membagikan pengalaman saya yach,



Untuk menunjukan ketidaksukaan pada perbuatan tidak baik melanggar norma dll biasanya saya menulis keluhan di Blog, Dikaskus atau dimedia sosial tempat itu , misal dikomunitas boyolali, atau bisa ke surat pembaca dimedia cetak, sekarang bisa di email kok, 



Kemudian setalah menulis diblog atau di kaskus atau dimedia lain usahakan share ke temen temen, komunitas baik di FB tweet IG dan lain lain.

Segera masuk kelompok islam secara kaffah
Biar kesesatan dan ngawur tdk menghinggapi kita ato kluarga kita
Bismillah
Tidak di blur..
Niatnya bukan mengumbar aurot
Tp biar semua sadar
Bahwa perusakan mental dan akidah sudah ada di sekitar kita dan nyata
Wanita dan ibu2 senam di mall dg memakai baju tidak layak tuk ruang terbuka
Dg dilihat banyak orang..bahkan anak2
Itu bukan di luar negeri..
ato di indonesia tp di kota metropolis
Tapi ini di ponorogo
Kota dimana ada salah satu pondok pesantren terbesar di Indonesia
Gontor
Kota dimana anda akan merasakan sholat malam di 10 malam terkahir ramadhan laykaknya sholat hari raya
Di masjid tegalsari
Kota yg masih banyak pesantren modern
Kota yg memiliki warisan budaya yg sempat di klaim negara tetangga
REOG..
Dimana para sesepuhnya memegang teguh adat kejawen yg terkenal santun
Bagaimana jika yg jd tontonan ini adl ibu kita..ato anak perempuan kita
Senengnya dimana ?
Kemajuan ato kemunduruan
Mungkin para kyai dan para sepuh ponorogo akan menangis bila melihat ini
Ato bahkan mengamuk
Kr quran dan sunnah tidak kita peluk dan gigit erat2..
Maka alasan pembenar kesalahan jd tameng tuk melancarkan dosa dan melawan tuhan semesta Alam
"Ga pa2 pakai celana dan ga pake jilbab..yg penting kan ga ganggu orang"
"Ga pa2 salaman sama lelaki lain dan bergaul dg lelaki..yg penting kan niatnya"
"Jd orang yg umum saja..kr kita bukan hiduo di arab..tp di indonesia
Ga pa2..ga pa2..ga pa2
Tumpukan ga pa2..menjadikan spt ini
Anak2 alay yg bebas bergaul
Ibu2 yg makin jauh dr taat
Lelaki yg hobi maksiat
Sering kita bergidik..ngeri bayangkan
Dan ga mau semua itu terjadi pada diri kita
Tak sering mulut berucap
"Amit amit..audzubillag minzalik"
Namun tak jarang semua hanya sebatas di mulut..
Tak ada usaha tuk sebuah keinginan menghindari "amit amit"
Ayo ibu ibu
Masukkan ke kelompok pengajian
Pengajian umum,HTI,JT,muhamadiyah,NU,PKS,salafy,ODOJ,ODOA, dan komunitas lainnya kecuali yg telah di tentukan sesat
Kr kelompok2 pengajian nyatanya adl benteng tuk keselamatan kita
Dr bahaya rusaknya moral tuk kita dan anak2..kini dan nanti
-mohon maaf jika ada yg kurang berkenan dg gambarnya...
Umat islam yg ingin selamat juga sangat tidak berkenan dg acara dan orang2 ini


Sengaja tidak saya sensor acara senam seperti itu tidak harus hanya pakai celana kaya cancut kan? tidak harus pakai kaos yang malah lebih dekat kaya BH aja kan? masih banyak yang biasa aja maksudnya pakai celana sampai lututpun tidak menganngu, dan acara dengan model pakaian seperti ini tidak pantas dilakukan ditempat umum yang bisa dilihat orang yang tidak berhak melihat, anak anak kecil, anak alay, anak nafsuan, remaja remaja yg filternya rusak :D atau om om kegatelan :D

Dan Alhamdulillah masih banyak orang baik yang memprotes ini, para pengada acara berfikirlah dua atau tiga ribu kali lagi yach untuk buat acara seperti ini ditempat umum


















Sampai tulisan ini dibuat semakin banyak orang berkomenta di halaman Fb mereka dan dari beberepa media sudah dipastikan kejadian ini diponorogo dan pihak yang berwenang sudah ada yang bekomentar

http://surabaya.tribunnews.com/2015/11/23/ada-senam-pakai-bra-dan-celdam-bupati-dan-ketua-dprd-langsung-datang

http://www.metroterkini.com/berita-20657-senam-setengah-bugil-di-tempat-umum-mendapat-kritikan-keras.html


http://www.wakoka.co.id/pakaian-peserta-senam-aerobic-terlalu-seksi-manajemen-pcc-ditegur-pj-bupati-dan-ketua-dprd-ponorogo/ 


http://regional.kompas.com/read/2015/11/23/21052451/Peserta.Aerobik.di.Mal.Hanya.Pakai.Bikini.Bupati.Ponorogo.Gelar.Sidak

http://www.kabarsantri.com/2015/11/fui-mengecam-tindakan-pornoaksi-pcc.html 

Yang ini mungkin penyelengara atau media iklanya
http://ponorogonews.com/pcc-aerobic-competititon-2-lebih-meriah-even-kedua-digelar-7-katagori-dengan-ratusan-peserta-2/


Lihat ada anak kecil nonton acara kaya gini ?? 







http://widiy.blogspot.com
Catatan Al_Fakir


Baca selengkapnya
.
Diberdayakan oleh Blogger.